Yuk, Mulai Kenali Asuransi untuk Penyakit Kritis!

Tahukah Anda jika 7 dari 10 kematian di dunia ini disebabkan oleh penyakit kritis? Ya, riset Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di tahun 2018 menunjukkan bahwa 70% kasus meninggal dunia disebabkan oleh penyakit tidak menular seperti jantung, kanker, stroke, ginjal kronis, hipertensi, dan diabetes militus (Lifepal.com). Untuk itu, melengkapi diri dengan asuransi penyakit kritis terbaik penting dilakukan oleh siapa pun; terutama apabila keluarga Anda memiliki histori penyakit kritis.

 


Sederhananya, asuransi penyakit kritis merupakan produk perlindungan diri atas risiko kesehatan berupa penyakit kritis. Lalu, apa beda asuransi ini dengan asuransi kesehatan biasa?

Beda Asuransi Penyakit Kritis dari Asuransi Kesehatan

Seperti yang sudah disinggung di atas, asuransi untuk penyakit kritis merupakan jenis perlindungan yang secara spesifik digunakan untuk risiko-risiko dari penyakit kritis tertentu.

Adapun jenis penyakit kritis yang akan ditanggung oleh perusahaan asuransi berbeda-beda dan bergantung pada jenis produk yang dipilih nasabah. Tak jarang, satu perusahaan asuransi bahkan punya lebih dari satu produk asuransi penyakit kritis. Namun, secara umum, total akumulasi penyakit kritis yang ditanggung bisa mencapai 40 sampai 60 jenis penyakit kritis.

Selain itu, pertanggungan finansial dari produk asuransi ini juga bisa dimulai saat diagnosis penyakit keluar atau saat perawatan dimulai. Inilah dua poin utama yang membedakan asuransi penyakit kritis dari asuransi kesehatan biasa.

Hal penting lain yang perlu Anda ketahui adalah produk ini harus Anda miliki sebelum Anda terdiagnosis penyakit kritis. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan manfaat pertanggungannya.

Tips Memilih Asuransi Penyakit Kritis yang Tepat

Jika Anda ingin segera memiliki produk ini, berikut adalah tips untuk mendapatkan produk yang paling tepat:


-          Cakupan perlindungan sesuai dengan kebutuhan. Bagaimana caranya? Cek saja riwayat penyakit keluarga Anda. Apabila orang tua atau kakek nenek Anda pernah mengidap atau memiliki risiko satu penyakit kritis, maka Anda juga punya kemungkinan memiliki risiko penyakit tersebut. Jadi, fokuslah mencari produk yang mampu menanggulangi penyakit kritis tersebut.


-          Pembayaran premi asuransi yang fleksibel. Mengingat kewajiban membayar premi itu berkelanjutan, Anda perlu memikirkan dengan matang soal nominal juga skema yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi untuk produk pertanggungan penyakit kritis yang diberikan. Carilah perusahaan yang memberikan opsi pembayaran yang fleksibel dalam hal waktu juga cara untuk memudahkan Anda kelak. Jangan lupa, sesuaikan juga nominal premi dengan kemampuan finansial Anda.


-          Pertanggungan hingga usia lanjut. Anda mungkin sudah tahu bahwa semakin tua usia seseorang, maka akan semakin tinggi pula probabilitasnya untuk mengidap sebuah penyakit. Maka dari itu, idealnya Anda mencari produk asuransi penyakit kritis yang mampu menanggung segala risiko atas penyakit kritis hingga usia 99 tahun.

Selain ketiga hal di atas, pastikan juga Anda memilih asuransi dari perusahaan yang tepercaya dan punya siklus keuangan yang baik. Demikian ulasan tentang asuransi penyakit kritis, semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat untuk Anda, ya.

No comments

Powered by Blogger.